Kali ini saya akan coba list pertanyaan2 yang banyak muncul di kalangan fotografer yang suka kawin silang lensa dengan bodynya..dalam artian Body A, Lensa B, dll.
FAQ :
Kalau menggunakan body A, lensa AF merk B, dengan adapter, apakah AF bisa jalan?
Wednesday, 26 August 2015
Wednesday, 5 August 2015
INFO INAZUMA : Substitusi kampas rem belakang Suzuki Inazuma GW250 / Honda CBR 250 (tidak pnp)
Sehubungan dengan kosongnya stok kampas rem belakang untuk Suzuki Inazuma / CBR 250...ada beberapa alternatif yang bisa digunakan. Disini saya menggunakan Bendix MD30 (CBR150 New/FI R, New Mega Pro R, CB150R R (Belakang)).
Memang tidak bisa PNP. Alias harus ada penyesuaian lebih lanjut. Biarkan gambar yang berbicara. Saya sudah menandakan bagian mana yang harus di gerinda, dan yang mana yang tidak.
Perlu dikehatuhi, besarnya pelat kampas rem MD30 ini lebih panjang kurang lebih 2mm dan dudukan ke bracketnya lebih lebar 3mm..ini yang harus dipapas. Ah sudahlah..liat gambarnya aja langsung biar gampang.
Memang tidak bisa PNP. Alias harus ada penyesuaian lebih lanjut. Biarkan gambar yang berbicara. Saya sudah menandakan bagian mana yang harus di gerinda, dan yang mana yang tidak.
Perlu dikehatuhi, besarnya pelat kampas rem MD30 ini lebih panjang kurang lebih 2mm dan dudukan ke bracketnya lebih lebar 3mm..ini yang harus dipapas. Ah sudahlah..liat gambarnya aja langsung biar gampang.
Tidak harus menggunakan merk Bendix sih, bisa menggunakan kampas rem original juga.
Kalau tidak mau repot memang bisa menggunakan fizpower, hanya saja karena harganya cukup tinggi banyak orang beralih ke Bendix. Untuk fizpower saya masih ada stocknya sih.. **lagi2 jualan**
Salam,
AKG
Labels:
Bendix,
CBR 250,
Fizpower,
GW250,
Honda,
Inazuma,
Info Inazuma,
Kampas Rem,
Motorcycle,
Substitusi,
Suzuki
Friday, 24 July 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Penggunaan setang jepit racing di Inazuma GW250
Sebenernya sudah lama sih dapat ini stang jepit hibahan dari temen. Cuma menjelang libur lebaran kemarin baru sempet dipasang berhubung pas liburan pasti bakalan lebih sering solo riding tanpa boncengan.
Ukuran stang jepitnya sih sama kaya Ninja 250 dan CBR 250, yaitu 37mm. Pemasangannya pun sebenernya engga sulit, sama kaya masang di motor lain, yang sulit mungkin niatnya yah. Karena ada penyesuaian di lubang2 buat switch kiri kanan saja.
Ukuran stang jepitnya sih sama kaya Ninja 250 dan CBR 250, yaitu 37mm. Pemasangannya pun sebenernya engga sulit, sama kaya masang di motor lain, yang sulit mungkin niatnya yah. Karena ada penyesuaian di lubang2 buat switch kiri kanan saja.
Wednesday, 22 July 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Filter udara K&N di Suzuki Inazuma
Akhirnya setelah penantian panjang untuk mendapatkan filter udara ini, akhirnya hari terakhir kerja kemarin filter ini sampai di meja saya.
Yup, sebuah filter udara yang tidak ditemukan di Indonesia, saya bahkan harus order dari US untuk mendapatkan fitler ini. Karena udah engga sabar pengen ngerasain performa dari filter udara yang mahal ini, akhirnya pulang kerja langsung saya bongkar motor.
Yup, sebuah filter udara yang tidak ditemukan di Indonesia, saya bahkan harus order dari US untuk mendapatkan fitler ini. Karena udah engga sabar pengen ngerasain performa dari filter udara yang mahal ini, akhirnya pulang kerja langsung saya bongkar motor.
MODIFIKASI INAZUMA : Master rem ER-6 Thailand di Suzuki Inazuma
Setelah beberapa saat menggunakan kaliper Brembo dengan master rem standar, lama2 terbiasa dengan travel rem nya yang panjang. Cari2 master rem ada banyak referensi masuk, dari limbah moge, ZX6, RCS dan ER6. Kebetulan master rem ER6 Thailand yang paling cocok dengan kantong saya saat ini.
Labels:
Brembo,
CBR,
Honda,
Inazuma,
Kaliper,
Kawasaki,
Master rem,
Modifikasi Inazuma,
Motorcycle,
Ninja,
R25,
Sepeda Motor,
Suzuki,
Yamaha,
Z250
Tuesday, 14 July 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Upgrade kaliper Brembo 4 piston 2 pin di Suzuki Inazuma
Iseng punya iseng kebetulan lagi ada budget yang sedikit longgar, akhirnya cari2 and ketemu limbah moge kaliper brembo 4 piston 2 pin kiri..bisa dipakai di Inazuma saya.. Singkat kata dikontaklah sellernya, setelah nego, akhirnya Brembo pun dikirim ke tempat saya. Sebelumnya minta garansi bocor dan jaminan bahwa kalipernya ori.
Menurut temen2, kaliper Brembo yang ori, warna pistonnya hitam, bukan putih. Itu karena piston Brembo yang bahannya dari carbon. Ukuran piston yang depan pun lebih besar dari yang belakang.
Selang berapa hari, akhirnya si Brembo pun datang, langsung janjian sama koh Welly di Cinere buat pasang itu Brembo. Sebelumnya memang sudah ukur2 pakai yang kanan, memang ada kendala pemasangan di Inazuma. Palang velg yang tebal dan mungkin cakram yang kurang lebar bikin si kaliper ini mentok sama palang velgnya. Akhirnya dibuatin bushing supaya si cakram agak keluar.
Proses pembuatan bracketnya sih waktu itu cukup lama, soalnya belum ada mal nya..setelah dipasang, buang angin..akhirnya terpasanglah dan tes jalan..
Rasanya sih ini rem memang pakem, empuk..tapi karena masih menggunakan master rem standar inazuma, kayanya jadi engga maksimal pengeremannya. Travel si tuas rem nya jadi panjang, jadi setelannya harus dipasang ke 1.
Regards,
Arvin
Menurut temen2, kaliper Brembo yang ori, warna pistonnya hitam, bukan putih. Itu karena piston Brembo yang bahannya dari carbon. Ukuran piston yang depan pun lebih besar dari yang belakang.
Selang berapa hari, akhirnya si Brembo pun datang, langsung janjian sama koh Welly di Cinere buat pasang itu Brembo. Sebelumnya memang sudah ukur2 pakai yang kanan, memang ada kendala pemasangan di Inazuma. Palang velg yang tebal dan mungkin cakram yang kurang lebar bikin si kaliper ini mentok sama palang velgnya. Akhirnya dibuatin bushing supaya si cakram agak keluar.
Proses pembuatan bracketnya sih waktu itu cukup lama, soalnya belum ada mal nya..setelah dipasang, buang angin..akhirnya terpasanglah dan tes jalan..
Rasanya sih ini rem memang pakem, empuk..tapi karena masih menggunakan master rem standar inazuma, kayanya jadi engga maksimal pengeremannya. Travel si tuas rem nya jadi panjang, jadi setelannya harus dipasang ke 1.
Regards,
Arvin
Labels:
Brembo,
CBR,
GW250,
Honda,
Inazuma,
Kawasaki,
Modifikasi,
Modifikasi Inazuma,
Motorcycle,
Ninja,
R15,
R25,
Suzuki,
Yamaha
Monday, 29 June 2015
Reminder : Modus penipuan lama yang sepertinya mulai aktif lagi
Buat yang hobi bertransaksi online, belanja online, ada baiknya jauh lebih berhati2. Karena sepertinya modus lama penipuan mulai aktif lagi.
Modus ini mempunyai carai seperti ini :
A sebagai penipu
B sebagai korban
C sebagai perantara / pihak tertuduh
Caranya adalah (contoh):
Regards,
Modus ini mempunyai carai seperti ini :
A sebagai penipu
B sebagai korban
C sebagai perantara / pihak tertuduh
Caranya adalah (contoh):
- A menjual sebuah barang dengan harga 1jt rupiah
- A membeli sebuah barang dengan harga 1jt rupiah ke C
- B membeli barang A
- A memberikan nomor rekening C
- Setelah B transfer ke rekening C dan konfirmasi ke A, A akan konfirmasi ke C bahwa dana sudah di transfer.
- C yang ngecek sudah terima dananya, akan mengirimkan barang jualannya ke A
- B yang sadar sebagai korban, menuduh C sebagai penerima dana dan pemilik rekening telah melakukan penipuan.
Tips berbelanja online yang aman adalah :
- Perhatikan rekam jejak seller
- Gunakan rekening bersama, seller yang jujur tidak akan masalah dengan fasilitas rekening bersama.
- Ada baiknya memilih seller yang memiliki website sendiri, tentunya website dengan domain berbayar. bukan yang statusnya wordpress atau blogspot atau blog gratisan lainnya.
- Ajaklah COD bila memungkinkan. Hargai seller yang menolak COD karena jauh lokasinya (pengalaman pribadi)
- Jaman sekarang ini banyak website yang memberkan fasilitas berbelanja online sebagai pihak ketiga, seperti bukalapak.com dan tokopedia.com yang saya biasa gunakan.
Saya sebagai seller aksesoris kamera online selalu menyarankan untuk menggunakan fasilitas rekber kaskus atau tokopedia.com dan bukalapak.com untuk memberikan rasa aman kepada buyer.
COD pun saya layani hanya saja memang terbatas di tempat saya saja karena keterbatasan SDM dan terkadang buyer ada yang mau COD barang seharga 70rb, tapi minta COD di Depok. Untuk ongkos transport dan waktunya saja sudah membuat saya tekor.
Meminta data pribadi seperti KTP, dijaman sekarang ini sudah gampang di edit, jauh lebih aman menggunakan pihak ke 3 sebagai perantara transaksi kita.
Semoga dapat membantu dan merefresh kita.
Regards,
AKG
Subscribe to:
Posts (Atom)
