Showing posts with label Modifikasi Inazuma. Show all posts
Showing posts with label Modifikasi Inazuma. Show all posts

Tuesday, 22 December 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Footstep racing (Underbone) di Suzuki Inazuma GW250

Suzuki Inazuma GW250 memiliki footstep yang designnya berbeda dari motor lainnya. Wajar karena motor ini merupakan motor sport touring, bukan motor sport. Footstep yang membuat kaki nyaman, minim getara, tetapi mahal harga sparepartnya.

Disini saya berkonsultasi dengan om Welly dari Kharisma Motor yang bengkelnya pernah dibahas di artikel terpisah. Bisa diakalin untuk memasangkan footstep motor lain ke Inazuma, tentunya dengan menggunakan bracket.

Memang diluar negeri sana ada yang buat, merknya Agras, tapi ketika harganya di konversi ke IDR, harganya mencapai 7jtan.. 



Monday, 9 November 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Penggunaan lampu HID di Suzuki Inazuma

Banyak pengguna Inazuma yang merasa lampu utamanya tidak cukup terang. Dengan perkembangan teknologi, aksesoris penerangan ini pun bertambah banyak. Dahulu kalah cuma tersedia Halogen dan HID, yang kemudian berkembang dengan LED yang lebih hemat watt.

Jaman Thunder 250 dulu, saya pernah merasakan ganti halogen H4 dengan watt yang lebih besar. Tentunya dengan ditambahkan dengan relay supaya aki engga tekor. Belakangan setelah HID mulai turun, saya ganti ke HID.

Wednesday, 28 October 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Oli shock depan Motorex

Kebetulan temen baru masukin oli shock depan Motorex, khusus buat shock depan. Pas ditanya berapa, eh harganya engga begitu mahal. Soalnya dulu sempet di racunin oli shock depan Ohlins, yah tentunya itu oli engga usah di pertanyakan lagi hasilnya seperti apa. Temen yang pakai R25 buat nyentul saja bilang itu oli beda banget rasanya.


Tapi apa daya dompet tak sampai. Nebus oli shock Ohlins 500rb sebotol (1lt), beda jauh harganya dengan oli shock Motorex ini. Penasaran sama perbedaan oli shock depan ini..

Friday, 24 July 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Penggunaan setang jepit racing di Inazuma GW250

Sebenernya sudah lama sih dapat ini stang jepit hibahan dari temen. Cuma menjelang libur lebaran kemarin baru sempet dipasang berhubung pas liburan pasti bakalan lebih sering solo riding tanpa boncengan.

Ukuran stang jepitnya sih sama kaya Ninja 250 dan CBR 250, yaitu 37mm. Pemasangannya pun sebenernya engga sulit, sama kaya masang di motor lain, yang sulit mungkin niatnya yah. Karena ada penyesuaian di lubang2 buat switch kiri kanan saja.


Wednesday, 22 July 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Filter udara K&N di Suzuki Inazuma

Akhirnya setelah penantian panjang untuk mendapatkan filter udara ini, akhirnya hari terakhir kerja kemarin filter ini sampai di meja saya.


Yup, sebuah filter udara yang tidak ditemukan di Indonesia, saya bahkan harus order dari US untuk mendapatkan fitler ini. Karena udah engga sabar pengen ngerasain performa dari filter udara yang mahal ini, akhirnya pulang kerja langsung saya bongkar motor.

MODIFIKASI INAZUMA : Master rem ER-6 Thailand di Suzuki Inazuma

Setelah beberapa saat menggunakan kaliper Brembo dengan master rem standar, lama2 terbiasa dengan travel rem nya yang panjang. Cari2 master rem ada banyak referensi masuk, dari limbah moge, ZX6, RCS dan ER6. Kebetulan master rem ER6 Thailand yang paling cocok dengan kantong saya saat ini.

Tuesday, 14 July 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Upgrade kaliper Brembo 4 piston 2 pin di Suzuki Inazuma

Iseng punya iseng kebetulan lagi ada budget yang sedikit longgar, akhirnya cari2 and ketemu limbah moge kaliper brembo 4 piston 2 pin kiri..bisa dipakai di Inazuma saya.. Singkat kata dikontaklah sellernya, setelah nego, akhirnya Brembo pun dikirim ke tempat saya. Sebelumnya minta garansi bocor dan jaminan bahwa kalipernya ori.



Menurut temen2, kaliper Brembo yang ori, warna pistonnya hitam, bukan putih. Itu karena piston Brembo yang bahannya dari carbon. Ukuran piston yang depan pun lebih besar dari yang belakang.

Selang berapa hari, akhirnya si Brembo pun datang, langsung janjian sama koh Welly di Cinere buat pasang itu Brembo. Sebelumnya memang sudah ukur2 pakai yang kanan, memang ada kendala pemasangan di Inazuma. Palang velg yang tebal dan mungkin cakram yang kurang lebar bikin si kaliper ini mentok sama palang velgnya. Akhirnya dibuatin bushing supaya si cakram agak keluar.

Proses pembuatan bracketnya sih waktu itu cukup lama, soalnya belum ada mal nya..setelah dipasang, buang angin..akhirnya terpasanglah dan tes jalan..

Rasanya sih ini rem memang pakem, empuk..tapi karena masih menggunakan master rem standar inazuma, kayanya jadi engga maksimal pengeremannya. Travel si tuas rem nya jadi panjang, jadi setelannya harus dipasang ke 1.



Regards,

Arvin