Showing posts with label Suzuki. Show all posts
Showing posts with label Suzuki. Show all posts

Friday, 2 December 2016

MOTOR BARU.. VERSYS 250 DAN VSTORM 250

Udah lama gak nulis, pedahal kepikiran banyak yang pengen dibahas.

Kali ini saya coba membahas Versys 250 dan Vstorm 250, motor ini menarik sekali untuk saya.. meskipun kemungkinan belinya sangat kecil..

- 250cc, menurut saya sangat cocok untuk jalanan Indonesia.
- Motor adventure harusnya ringan, ground clearance tinggi dan pastinya nyaman...

VERSYS 250

Melihat Versys 250...saya suka designnya yang mirip motor gurun..tinggi..ramping..
Penggunaan velg depan yang lebih besar dari belakang juga menarik, karena berpengaruh dengan handling.
Penggunaan velg jari2 sih selera, tapi saya netral saja.
Kalau takut velg jari2 engga bisa tubeless, jangan khawatir, banyak siasat buat bikin velg jari2 jadi tubeless. 
Saya sendiri pernah buat velg jari2 jadi tubeless 8 tahun yang lalu..yupp...modalnya murah koq... :)

Dilihat dari fotonya, ground clearancenya sepertinya lebih tinggi dari motor Kawasaki 250 lainnya. Untuk bobot saya sih cukup membantu yah, gak gampang gesrut polisi tidur.

Nah, sayangnya kemarin ini saya sempat dengar bahwa mesin yang digunakan sama persis dengan Ninja 250 / Z250. Mappingnya pun sama persis.. Kalau benar seperti itu, sayang sekali, karena menurut saya pribadi motor adventure seperti ini harusnya memiliki power di RPM rendah. 

VSTORM 250

Designnya mungkin agak aneh dengan menggunakan lampu bulet, tapi memang lampu bulet menurut saya sih abadi banget, tetap menarik dilihat di motor2 baru.

Penggunaan mesin yang disinyalir sama persis dengan Suzuki Inazuma memberikan keunggulan power sudah keluar di RPM rendah.

HANYA SAJA motor ini terkenal berat, sepintas ground clearance pun tidak beda dengan pendahulunya Suzuki Inazuma. 

Meskipun banyak disebut2 menggunakan mesin DOHC, tapi kalau dilihat dari bentuk head mesinnya, harusnya sih SOHC yah.

Shock belakang kalau diintip sama persis dengan Inazuma, non link. Ya, shock Inazuma menjajikan kenyamanan dalam berkendara sih..

Velg depan belakang sama2 17 inch bikin kurang greget gak kaya Vstrom 650.

Mau yang mana? sepertinya tetap setia dengan Inazuma saya dulu.

Regards,

Pistonfork

Friday, 14 October 2016

WASPADA!! Silencer Leovince GP Corsa Carbon PALSU mirip ORI beredar

Dapat informasi dari page FB Leovince Indonesia, mengenai silencer GP Corsa Carbon palsu yang bikinannya menyerupai aslinya. Mungkin bagi yang awam akan kena tipu kalo begini ceritanya..sepintas memang mirip ori sih.

Yang bikin parah lagi, harganya beda tipis dengan harga yang ori nya..bayangin dong..beli silencer mahal, harga mendekati original tapi ternyata palsu..

Untungnya mereka bagi2 tips nih ngebedain silencer Ori dan Palsunya.. nih dia foto2nya..

Thursday, 7 April 2016

DIY Map Switch untuk Power Commander V

Buat yang belum tahu, Power Commander V atau yang kita biasa kenal PCV itu memiliki fitur untuk menyimpan 2 buah map sekaligus. Untuk itu kita membutuhkan yang namanya Map Switch. Sayangnya kalau kita cek harganya ini Map Switch di website Powercommander.com harganya muahal, kalau dirupiahkan mencapai Rp. 500.000,-. Adalah gambaran kira2 berapa harganya di Indonesia.

Disini saya coba kasih tutorial singkat cara bikin map switch untuk Powercommander V ini. Sebenernya ini uda kedua kalinya saya bikin, cuma yang pertama bikin dipake temen. Akhirnya bikin lagi deh, sekalian foto2 buat bikin blog.

Wednesday, 2 March 2016

REVIEW : Jas hujan oxford (Oxford Rain Seal Trouser and Jacket)

Memasuki bulan Maret, intensitas hujan malah semakin besar dibanding Februari. Banjir dan genangan air mulai muncul dimana2...

Kali ini pistonfork bakal bahas perlengkapan buat ujan2annya pistonfork. Sebenernya awalnya engga ada niatan buat punya riding gear waterproof, cuma setelah dipikir2..kayanya bete juga yah kalo pulang kerja atau lagi riding, ujan, sarung tangan kebasahan..ngeringinnya kan cukup lama tuh. Akhirnya dicobalah cari2 sarung tangan yang waterproof. Tapi sarung tangannya dibahas di artikel terpisah yah.


Tuesday, 26 January 2016

Lagi musim ATPM kabur dari Indonesia

Sebuah cerita menghiasi wall Facebook saya kemarin malam. Keputusan Ford Indonesia hengkang dari Indonesia cukup membuat saya termenung. Mungkin memang penjualan Ford tidak sebagus mobil lainnya, tapi apa iya sampai harus hengkang seperti ini?




Kalau dilihat Ford Fiesta cukup laris, ditambah lagi varian barunya EcoSport, tapi mungkin pasar pengguna Ford memiliki pendapat lain.

Saya sendiri pernah merasakan sensasi Ford Fiesta, mobil tersebut kompak, joknya enak buat ngebut..meluk banget..panel instrumennya pun lengkap. Cuma buat yang awam memang awalnya membingungkan dimana posisi sein dan wiper terbalik ciri khas mobil Amerika dan Eropa.

Kasus ini jadi membuka ingatan lama tentang Bajaj Indonesia sebelum bergabung dengan Kawasaki. Kita melihat dahulu motor Bajaj berseliweran di jalan raya Jakarta itu banyak banget. Pulsa 180, 200, 220, 135..tapi tiba2 saja Bajaj Indonesia hengkang dari Indonesia.

Yang saya pikirkan saat itu gimana nasib sparepartnya? Meskipun saya cukup yakin akan muncul pengimport sparepart untuk motor ini. Karena setau saya pengguna motor ini terbilang loyal. Nah bagaimana dengan Ford?
Menurut statement yang dikutip dari detik.com

"Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda (konsumen) lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru," tutur Managing Director Ford Motor Indonesia (FMI), Bagus Susanto di situs resmi Ford Indonesia, Senin (25/1/2016).

Di kalimat tersebut disinggung tentang pengaturan yang baru, apakah Ford Indonesia akan menunjuk bengkel2 umum menjadi authorized service center? Ataukah Ford akan memiliki manajemen yang baru? Yah semoga tidak merugikan pemilik mobil Ford teralu banyak.

Berikutnya..

Kawasaki Bajaj 200NS harga 15jt Off the road. Apakah Kawasaki tidak akan melanjutkan penjualan Bajaj 200NS? Mengingat Bajaj saat ini sudah bergabung dengan KTM. Bagaimana dengan keterlanjutan sparepartnya?


Pinjem foto om Iwan dulu ya...

Kalau Suzuki Inazuma buy 1 get 1 (Suzuki Hayate) bagaimana? Ah cuek saja, memang motor enggak laku dari awal. Suzuki mungkin memang bikin motor bagus, tapi bukan motor laku. Contoh? FXR dan Suzuki Thunder 250.





Regards,



AKG

Wednesday, 20 January 2016

INFO INAZUMA : Membersihkan rantai sepeda motor yang ber O-ring

Rantai O ring sudah banyak dipakai oleh motor2 yang beredar di Indonesia, dinilai lebih minim bunyi karena ada O ring yang terbuat dari karet di dalam mata rantai. Di sisi lain, harga rantai O ring ini bikin kantong kempes. Rantai original Suzuki Inazuma mencapai 1.7jtan, kebayang dong kalau baru pakai sebentar rantai sudah rusak.

Kali ini saya mencoba untuk membersihkan rantai motor saya menggunakan Master Chain Cleaner. Harganya engga gitu mahal, tapi bisa menghemat waktu buat ngebersihin rantai.



Tuesday, 22 December 2015

MODIFIKASI INAZUMA : Footstep racing (Underbone) di Suzuki Inazuma GW250

Suzuki Inazuma GW250 memiliki footstep yang designnya berbeda dari motor lainnya. Wajar karena motor ini merupakan motor sport touring, bukan motor sport. Footstep yang membuat kaki nyaman, minim getara, tetapi mahal harga sparepartnya.

Disini saya berkonsultasi dengan om Welly dari Kharisma Motor yang bengkelnya pernah dibahas di artikel terpisah. Bisa diakalin untuk memasangkan footstep motor lain ke Inazuma, tentunya dengan menggunakan bracket.

Memang diluar negeri sana ada yang buat, merknya Agras, tapi ketika harganya di konversi ke IDR, harganya mencapai 7jtan.. 



EVENT : Kumpulan foto stress di event Suzuki Satria Challenge 19-20 Desember 2015 (Inazuma)

Foto keluarga ditengah ketidak pastian race...

"Berat Racing Team - Sumpah kami pernah kencang"

Kondisi Sentul hari Minggu, 20 Desember 2015 pagi..hujan lebattt...



Foto rider2 stress....dikira lagi ngapain..eh ternyata lagi ngadem...

Om Ipank lagi galak... "lu colek gw gibek"

Adri lagi stress...









Saya gak ada foto straight... hix..



Om don..sehat?

Lagi nunggu pasang transponder...

Beres free practice 2...

Om Emille lagi nungguin peserta yang lain..bahasa tubuhnya galak yah..



Juara kita....

Juara 1

Juara 2

Juara 3


Akhirnya punya foto straight...

Flying start

Credit to all photographers..

Regards,

AKG

Monday, 21 December 2015

EVENT : Suzuki Satria Challenge 19-20 Desember 2015 @ Sentul Circuit

Sekali lagi pengguna Suzuki Inazuma dan Thunder 250 mendapatkan undangan dari Suzuki Indonesia untuk menghadiri dan mengisi acara Suzuki Satria Challenge di Sirkuit Sentul, Bogor. Kali ini Satria Club juga di undang, jadi acara tambah ramai karena ada Satria Club. Andai saja klub FXR bisa di undang juga sepertinya akan tambah meriah.



Thursday, 17 December 2015

Sedikit tips untuk jual motor ketika diminta untuk tes drive



"TOLONG BANTU SHARE YAH BRO……


Saya baru saja kena tipu dengan pembeli melaui OLX yang mana saya dititipi motor HD Sporster oleh teman saya Danny Taylor yang kebetulan pulang ke USA ,lalu dia menitipkan motor2nya di saya,ada 4 motor yang 3 motor (CB,Yamaha Trail,Kymco) kebetulan mati dan saya taruh di kantor,dan 1 lagi Motor HD Sporster th 2002 yang saya taruh dirumah teman saya supaya bisa dirawat.
Singkat cerita saya ada pembeli melalui OLX yang akan datang kerumah janjian pertama gak ada response lalu ternyata dia bales lagi keluar kota dinas.
Pada senin tgl 13 Des jam 19.10 pembeli datang yang menurut pembeli mengaku bernama Bagus,tapi sempat saya liat di profile wa nya Dimas Wicaksono.
Pembeli datang ditemani yang menurut dia adalah supir dari kantor karena dia mengaku sebagai pegawai dept kehutanan bag keuangan,dia berniat membeli sporster karena dia mau cari yg agak kecilan karenan dia punya Roadking di Magelang.
Setelah dicoba nyalakan lalu ngobrol sebentar dan sempat dia tanyakan kalo beli sparepart GPS dimana ? saya gak terpikir bahwa pertanyaan itu menjebak yg intinya motor itu ada GPS atau tidak ?
Lalu pembeli menanyakan apakah bisa mencoba,saya tidak tau kenapa saya membiarkan dengan cepat dia mencoba padahal pembeli sebelumnya saya tidak kasih untuk mencoba.
Setelah sekitar 5 menit sambil menunggu saya tawarkan supirnya minum sambil saya tanyakan “bapak supirnya orang tadi ?” lalu dia menjawab bukan saya hanya rent car sewaan saja + supir di jimbaran yang janjian didekat gang jenggala keramik jl uluwatu 2. Sontak saya langsung loncat ambil motor mengejar motor tersebut sampai lampu merah taman Griya saya terus susuri sampai simpang siur Ngurah rai,tapi tidak ketemu.
Ciri2 pelaku adalah Gendut besar,brewokan penuh seperti orang india,pakai kacamata dan topi,pada saat datang dia menggunakan kaos Harley Davidson.


Bagi yang menemukan motor tersebut ataupun ada yang menawarkan motor tersebut tolong diinfo ke saya,Insya Allah akan kami berikan imbalan (Reward)


Dan saya pun pribadi sudah memberikan informasi kejadian ini ke pemilik yang sebenarnya Mr Danny Taylor dan istrinya yang kebetulan orang asli WNI untuk sabar dan memberi waktu saya untuk mencari dan saya akan tetap bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi


Apabila ada pertanyaan atau masukan,informasi yang sifatnya bisa menggangu penyelidikan mohon di japri saja


Hati2 bagi pemilik motor yang mengiklankan secara online,jangan sekali2 memberikan mereka untuk mencoba"



Cerita diatas adalah status salah satu pengguna Facebook yang kehilangan motor Harley Davidson Sportster. Modus operasinya pun masih terbilang mirip dengan cerita2 yang lain, menggunakan mobil sewaan atau mungkin ojek..pura2 tes drive..lalu kabur deh dengan motor curian tersebut.


Friday, 27 November 2015

INFO THUNDER 250 : Bengkel spesialis dan juragan sparepart Thunder 250

Buat yang punya Suzuki Thunder 250 atau yang kita kenal sebagai GSX 250 pasti udah gak asing dengan bengkel yang satu ini. Yup, Kharisma Motor empunya koh Welly Bong di Cinere. Buat yang domisili di Jakarta kayanya bengkel ini wajib tau deh buat yang punya atau mau punya Thunder 250.

Wednesday, 25 November 2015

FOTOGRAFI : Simple strobist on your bike

Mau share sedikit tentang foto2 yang motor saya sendiri yang bermodalkan alat seadanya. Sebenarnya foto ini sudah diambil cukup lama, sebelum si Orange ganti baju.

Saya ga mau bahas kamera, lensa dan flash yang saya gunakan secara mendetail. Foto ini bisa dibuat menggunakan kamera apa saja yang bisa strobist dan pengaturan manual dan dengan lensa apa saja.

Foto dibawah ini diambil secara strobist, dengan peralatan :

- 1x Kamera
- 1x Lensa
- 1x Flash
- 1x Trigger
- 1x Tripod
- 1x Wireless remote


Monday, 23 November 2015

INFO INAZUMA : Velg Suzuki Inazuma rawan pecah?!?

Suzuki Inazuma, motor yang di release sejak 2012 lalu memiliki dimensi paling besar, paling berat dibanding kompetitor 250cc lainnya. Sayangnya sepertinya velg depan dan belakang motor ini cukup ringkih. Sudah ada beberapa teman pengguna Suzuki Inazuma yang mengalami pecah velg. Dari yang menghantam lubang dan menginjak balok.

Satu teman saya pengguna Inazuma asal Bandung yang bercerita velgnya pecah depan belakang sewaktu menghantam lobang sewaktu morning riding.

Sewaktu mendengar cerita ini, saya cukup kaget karena yang besangkutkan tidak mengalami kecelakaan atau terjatuh dari motor. Sebenarnya cerita ini sudah cukup lama, tapi pagi hari ini ketika membuka facebook, saya mendapati cerita yang sama menimpa pengguna Suzuki Inazuma di grup.

Seperti yang kita lihat, menurut ybs velgnya pecah setelah menghajar balok, dan yang pecah pun velg belakangnya. Kejadian velg bisa pecah seperti ini memang ada banyak kemungkinan, mungkin karena kurang angin pada saat kejadian, atau mungkin juga menghantam lobang yang cukup dalam. Tapi, tidak seharusnya kejadian sampai seperti ini, karena ini bukan velg full magnesiun atau carbon yang biasa digunakan untuk balapan di sirkuit.

Sebenarnya saya pribadi pernah mengalami hal yang sama, hanya saja tidak sampai pecah. Velg sedikit peang di bibirnya. Waktu itu saya beranggapan karena pemakaian ban profil 60 yang tipis mungkin menjadi penyebabnya. Seketika itu velg saya press dan ganti dengan profil 70.

Memang sampai saat ini velg depan belakang saya masih aman belum pernah pecah (jangan sampai dan amit2 deh). Seingat saya masih ada 2-3 kasus yang menimpa velg Suzuki Inazuma. Mungkin pihak Suzuki bisa melakukan ivenstigasi mengenai velg Inazuma ini?

Banyak dari pemilik Suzuki Inazuma yang mengganti velg depan belakangnya dengan Suzuki Bandit 400 yang diyakini lebih kuat dan lebih ringan meskipun ukurannya sama.

Jadi..apakah ada yang salah dengan velg Suzuki Inazuma?

Regards,

AKG