Hi gaes...
Setelah lama vakum, akhirnya punya topik soal motor2an nih..
Beberapa waktu belakangan ini banyak yang nanya ke saya apa aja sih yang perlu disiapkan buat nyentul?
Perlu di ketahui, saya lebih mendukung kebut2an di closed track atau sirkuit..
Kenapa? bukannya resikonya tinggi?
Yup..resiko selalu ada, tapi di sirkuit atau closed track, kita bisa meminimalkan resiko2 yang unpredictable.
Back to topic, kayanya yang ini saya cerita di cerita berikutnya aja deh.
OK... jadi yang perlu disiapkan adalah MOTORnya.. dan RIDERnya...
Showing posts with label Kawasaki. Show all posts
Showing posts with label Kawasaki. Show all posts
Saturday, 1 December 2018
Monday, 2 January 2017
STORY : Touring Jakarta - Tanjung Lesung
Hi Bro and
Sis,
HAPPY NEW
YEAR 2017 from PistonFork Team!
Semoga di
tahun baru ini, semua mimpi bro dan sis tercapai J
Nah di
artikel awal tahun ini, saya mau sharing nih pengalaman turing dengan rute
Jakarta – Carita - Tanjung Lesung (+/- 320km bolak balik), berhubung saya juga
sudah beberapa kali ke daerah Cilegon dan sekitarnya jadi sudah cukup pede
untuk mensharing info-info untuk anda hehehehe…
Akan
tetapi, ada baiknya sebelum anda memutuskan untuk riding jauh ada baiknya untuk
mempertimbangkan hal-hal berikut :
- Cek kesehatan fisik dan mental rider
- Cek kondisi motor, pastikan ban, rantai, kampas rem, dll berada dalam kondisi layak jalan
- Apabila anda jarang mengendarai motor anda di hari biasa, biasakan untuk melakukan penyesuaian dengan motor anda 1-2 hari sebelum keberangkatan agar badan anda terbiasa dengan berat dan karakter motor. Terutama apabila anda membawa luggage/panniers, bro Adi Wijaya yang berpengalaman touring sampai Pulau Dewata menyarankan 1 minggu full load penyesuaian untuk mereka yang touring dengan luggage/panniers
- Cek rute, meeting point, rest point dan berita lokal terkini agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan
- Buat persetujuan speed limit, baik terlambat dan tercepat, agar tidak ada yang mengatuk karena terlalu lambat dan tidak ada yang ketinggalan karena terlalu cepat
- Bawa perlengkapan emergency (makanan/minuman/P3K/perkakas) terutama KOYO!
- Jangan lupa minta izin dengan keluarga dan terutama berdoa sebelum perjalanan
Labels:
er6,
Honda,
Kawasaki,
Riding,
Safety Riding,
Satmori,
Sepeda Motor,
touring,
Versys,
Z1000
Thursday, 29 December 2016
ANGEL MY KAWASAKI ER6N
Selamat Siang Bro dan
Sis,
ER6N (versi 2012-2016)
adalah motor kelas menengah (middleweight) berkapasitas 650cc dengan
konfigurasi mesin 2 silinder dari Kawasaki. Basis mesin ER6N sendiri untuk saat
ini juga dipakai di beberapa tipe motor Kawasaki lainnya seperti Ninja650,
Vulcan650, dan verys650. Di pasar internasional ER6N sendiri diposisikan
sebagai entry-level naked bike, berhadapan dengan Suzuki SV650, Honda CB500,
KTM duke 390, dan beberapa tipe motor lainnya.
photos by Hendra
Wiradinata
Friday, 2 December 2016
MOTOR BARU.. VERSYS 250 DAN VSTORM 250
Udah lama gak nulis, pedahal kepikiran banyak yang pengen dibahas.
Kali ini saya coba membahas Versys 250 dan Vstorm 250, motor ini menarik sekali untuk saya.. meskipun kemungkinan belinya sangat kecil..
- 250cc, menurut saya sangat cocok untuk jalanan Indonesia.
- Motor adventure harusnya ringan, ground clearance tinggi dan pastinya nyaman...
VERSYS 250
Melihat Versys 250...saya suka designnya yang mirip motor gurun..tinggi..ramping..
Penggunaan velg depan yang lebih besar dari belakang juga menarik, karena berpengaruh dengan handling.
Penggunaan velg jari2 sih selera, tapi saya netral saja.
Kalau takut velg jari2 engga bisa tubeless, jangan khawatir, banyak siasat buat bikin velg jari2 jadi tubeless.
Saya sendiri pernah buat velg jari2 jadi tubeless 8 tahun yang lalu..yupp...modalnya murah koq... :)
Dilihat dari fotonya, ground clearancenya sepertinya lebih tinggi dari motor Kawasaki 250 lainnya. Untuk bobot saya sih cukup membantu yah, gak gampang gesrut polisi tidur.
Nah, sayangnya kemarin ini saya sempat dengar bahwa mesin yang digunakan sama persis dengan Ninja 250 / Z250. Mappingnya pun sama persis.. Kalau benar seperti itu, sayang sekali, karena menurut saya pribadi motor adventure seperti ini harusnya memiliki power di RPM rendah.
VSTORM 250
Designnya mungkin agak aneh dengan menggunakan lampu bulet, tapi memang lampu bulet menurut saya sih abadi banget, tetap menarik dilihat di motor2 baru.
Penggunaan mesin yang disinyalir sama persis dengan Suzuki Inazuma memberikan keunggulan power sudah keluar di RPM rendah.
HANYA SAJA motor ini terkenal berat, sepintas ground clearance pun tidak beda dengan pendahulunya Suzuki Inazuma.
Meskipun banyak disebut2 menggunakan mesin DOHC, tapi kalau dilihat dari bentuk head mesinnya, harusnya sih SOHC yah.
Shock belakang kalau diintip sama persis dengan Inazuma, non link. Ya, shock Inazuma menjajikan kenyamanan dalam berkendara sih..
Velg depan belakang sama2 17 inch bikin kurang greget gak kaya Vstrom 650.
Mau yang mana? sepertinya tetap setia dengan Inazuma saya dulu.
Regards,
Pistonfork
Friday, 14 October 2016
WASPADA!! Silencer Leovince GP Corsa Carbon PALSU mirip ORI beredar
Dapat informasi dari page FB Leovince Indonesia, mengenai silencer GP Corsa Carbon palsu yang bikinannya menyerupai aslinya. Mungkin bagi yang awam akan kena tipu kalo begini ceritanya..sepintas memang mirip ori sih.
Yang bikin parah lagi, harganya beda tipis dengan harga yang ori nya..bayangin dong..beli silencer mahal, harga mendekati original tapi ternyata palsu..
Untungnya mereka bagi2 tips nih ngebedain silencer Ori dan Palsunya.. nih dia foto2nya..
Yang bikin parah lagi, harganya beda tipis dengan harga yang ori nya..bayangin dong..beli silencer mahal, harga mendekati original tapi ternyata palsu..
Untungnya mereka bagi2 tips nih ngebedain silencer Ori dan Palsunya.. nih dia foto2nya..
Thursday, 7 April 2016
DIY Map Switch untuk Power Commander V
Buat yang belum tahu, Power Commander V atau yang kita biasa kenal PCV itu memiliki fitur untuk menyimpan 2 buah map sekaligus. Untuk itu kita membutuhkan yang namanya Map Switch. Sayangnya kalau kita cek harganya ini Map Switch di website Powercommander.com harganya muahal, kalau dirupiahkan mencapai Rp. 500.000,-. Adalah gambaran kira2 berapa harganya di Indonesia.
Disini saya coba kasih tutorial singkat cara bikin map switch untuk Powercommander V ini. Sebenernya ini uda kedua kalinya saya bikin, cuma yang pertama bikin dipake temen. Akhirnya bikin lagi deh, sekalian foto2 buat bikin blog.
Disini saya coba kasih tutorial singkat cara bikin map switch untuk Powercommander V ini. Sebenernya ini uda kedua kalinya saya bikin, cuma yang pertama bikin dipake temen. Akhirnya bikin lagi deh, sekalian foto2 buat bikin blog.
Labels:
DIY,
Honda,
Kawasaki,
Map switch,
Motorcyle,
Performance,
Powercommander V,
Suzuki,
Yamaha
Wednesday, 2 March 2016
REVIEW : Jas hujan oxford (Oxford Rain Seal Trouser and Jacket)
Memasuki bulan Maret, intensitas hujan malah semakin besar dibanding Februari. Banjir dan genangan air mulai muncul dimana2...
Kali ini pistonfork bakal bahas perlengkapan buat ujan2annya pistonfork. Sebenernya awalnya engga ada niatan buat punya riding gear waterproof, cuma setelah dipikir2..kayanya bete juga yah kalo pulang kerja atau lagi riding, ujan, sarung tangan kebasahan..ngeringinnya kan cukup lama tuh. Akhirnya dicobalah cari2 sarung tangan yang waterproof. Tapi sarung tangannya dibahas di artikel terpisah yah.
Kali ini pistonfork bakal bahas perlengkapan buat ujan2annya pistonfork. Sebenernya awalnya engga ada niatan buat punya riding gear waterproof, cuma setelah dipikir2..kayanya bete juga yah kalo pulang kerja atau lagi riding, ujan, sarung tangan kebasahan..ngeringinnya kan cukup lama tuh. Akhirnya dicobalah cari2 sarung tangan yang waterproof. Tapi sarung tangannya dibahas di artikel terpisah yah.
Tuesday, 26 January 2016
Lagi musim ATPM kabur dari Indonesia
Sebuah cerita menghiasi
wall Facebook saya kemarin malam. Keputusan Ford Indonesia hengkang dari
Indonesia cukup membuat saya termenung. Mungkin memang penjualan Ford tidak
sebagus mobil lainnya, tapi apa iya sampai harus hengkang seperti ini?
Kalau dilihat Ford
Fiesta cukup laris, ditambah lagi varian barunya EcoSport, tapi mungkin pasar
pengguna Ford memiliki pendapat lain.
Saya sendiri pernah
merasakan sensasi Ford Fiesta, mobil tersebut kompak, joknya enak buat
ngebut..meluk banget..panel instrumennya pun lengkap. Cuma buat yang awam
memang awalnya membingungkan dimana posisi sein dan wiper terbalik ciri khas
mobil Amerika dan Eropa.
Kasus ini jadi membuka
ingatan lama tentang Bajaj Indonesia sebelum bergabung dengan Kawasaki. Kita
melihat dahulu motor Bajaj berseliweran di jalan raya Jakarta itu banyak
banget. Pulsa 180, 200, 220, 135..tapi tiba2 saja Bajaj Indonesia hengkang dari
Indonesia.
Yang saya pikirkan saat
itu gimana nasib sparepartnya? Meskipun saya cukup yakin akan muncul pengimport
sparepart untuk motor ini. Karena setau saya pengguna motor ini terbilang
loyal. Nah bagaimana dengan Ford?
Menurut statement yang
dikutip dari detik.com
“"Kami
berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan
garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda (konsumen) lagi
sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang
baru," tutur Managing Director Ford Motor Indonesia (FMI), Bagus Susanto
di situs resmi Ford Indonesia, Senin (25/1/2016).”
Di
kalimat tersebut disinggung tentang pengaturan yang baru, apakah Ford Indonesia
akan menunjuk bengkel2 umum menjadi authorized service center? Ataukah Ford
akan memiliki manajemen yang baru? Yah semoga tidak merugikan pemilik mobil
Ford teralu banyak.
Berikutnya..
Kawasaki
Bajaj 200NS harga 15jt Off the road. Apakah Kawasaki tidak akan melanjutkan
penjualan Bajaj 200NS? Mengingat Bajaj saat ini sudah bergabung dengan KTM. Bagaimana
dengan keterlanjutan sparepartnya?
Pinjem foto om Iwan dulu ya...
Kalau
Suzuki Inazuma buy 1 get 1 (Suzuki Hayate) bagaimana? Ah cuek saja, memang
motor enggak laku dari awal. Suzuki mungkin memang bikin motor bagus, tapi
bukan motor laku. Contoh? FXR dan Suzuki Thunder 250.
Regards,
AKG
Wednesday, 20 January 2016
INFO INAZUMA : Membersihkan rantai sepeda motor yang ber O-ring
Rantai O ring sudah banyak dipakai oleh motor2 yang beredar di Indonesia, dinilai lebih minim bunyi karena ada O ring yang terbuat dari karet di dalam mata rantai. Di sisi lain, harga rantai O ring ini bikin kantong kempes. Rantai original Suzuki Inazuma mencapai 1.7jtan, kebayang dong kalau baru pakai sebentar rantai sudah rusak.
Kali ini saya mencoba untuk membersihkan rantai motor saya menggunakan Master Chain Cleaner. Harganya engga gitu mahal, tapi bisa menghemat waktu buat ngebersihin rantai.
Kali ini saya mencoba untuk membersihkan rantai motor saya menggunakan Master Chain Cleaner. Harganya engga gitu mahal, tapi bisa menghemat waktu buat ngebersihin rantai.
Thursday, 17 December 2015
Sedikit tips untuk jual motor ketika diminta untuk tes drive
"TOLONG BANTU SHARE YAH BRO……
Saya baru saja kena tipu dengan pembeli melaui OLX yang mana saya dititipi motor HD Sporster oleh teman saya Danny Taylor yang kebetulan pulang ke USA ,lalu dia menitipkan motor2nya di saya,ada 4 motor yang 3 motor (CB,Yamaha Trail,Kymco) kebetulan mati dan saya taruh di kantor,dan 1 lagi Motor HD Sporster th 2002 yang saya taruh dirumah teman saya supaya bisa dirawat.
Singkat cerita saya ada pembeli melalui OLX yang akan datang kerumah janjian pertama gak ada response lalu ternyata dia bales lagi keluar kota dinas.
Pada senin tgl 13 Des jam 19.10 pembeli datang yang menurut pembeli mengaku bernama Bagus,tapi sempat saya liat di profile wa nya Dimas Wicaksono.
Pembeli datang ditemani yang menurut dia adalah supir dari kantor karena dia mengaku sebagai pegawai dept kehutanan bag keuangan,dia berniat membeli sporster karena dia mau cari yg agak kecilan karenan dia punya Roadking di Magelang.
Setelah dicoba nyalakan lalu ngobrol sebentar dan sempat dia tanyakan kalo beli sparepart GPS dimana ? saya gak terpikir bahwa pertanyaan itu menjebak yg intinya motor itu ada GPS atau tidak ?
Lalu pembeli menanyakan apakah bisa mencoba,saya tidak tau kenapa saya membiarkan dengan cepat dia mencoba padahal pembeli sebelumnya saya tidak kasih untuk mencoba.
Setelah sekitar 5 menit sambil menunggu saya tawarkan supirnya minum sambil saya tanyakan “bapak supirnya orang tadi ?” lalu dia menjawab bukan saya hanya rent car sewaan saja + supir di jimbaran yang janjian didekat gang jenggala keramik jl uluwatu 2. Sontak saya langsung loncat ambil motor mengejar motor tersebut sampai lampu merah taman Griya saya terus susuri sampai simpang siur Ngurah rai,tapi tidak ketemu.
Ciri2 pelaku adalah Gendut besar,brewokan penuh seperti orang india,pakai kacamata dan topi,pada saat datang dia menggunakan kaos Harley Davidson.
Bagi yang menemukan motor tersebut ataupun ada yang menawarkan motor tersebut tolong diinfo ke saya,Insya Allah akan kami berikan imbalan (Reward)
Dan saya pun pribadi sudah memberikan informasi kejadian ini ke pemilik yang sebenarnya Mr Danny Taylor dan istrinya yang kebetulan orang asli WNI untuk sabar dan memberi waktu saya untuk mencari dan saya akan tetap bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi
Apabila ada pertanyaan atau masukan,informasi yang sifatnya bisa menggangu penyelidikan mohon di japri saja
Hati2 bagi pemilik motor yang mengiklankan secara online,jangan sekali2 memberikan mereka untuk mencoba"
Cerita diatas adalah status salah satu pengguna Facebook yang kehilangan motor Harley Davidson Sportster. Modus operasinya pun masih terbilang mirip dengan cerita2 yang lain, menggunakan mobil sewaan atau mungkin ojek..pura2 tes drive..lalu kabur deh dengan motor curian tersebut.
Wednesday, 25 November 2015
FOTOGRAFI : Simple strobist on your bike
Mau share sedikit tentang foto2 yang motor saya sendiri yang bermodalkan alat seadanya. Sebenarnya foto ini sudah diambil cukup lama, sebelum si Orange ganti baju.
Saya ga mau bahas kamera, lensa dan flash yang saya gunakan secara mendetail. Foto ini bisa dibuat menggunakan kamera apa saja yang bisa strobist dan pengaturan manual dan dengan lensa apa saja.
Foto dibawah ini diambil secara strobist, dengan peralatan :
- 1x Kamera
- 1x Lensa
- 1x Flash
- 1x Trigger
- 1x Tripod
- 1x Wireless remote
Saya ga mau bahas kamera, lensa dan flash yang saya gunakan secara mendetail. Foto ini bisa dibuat menggunakan kamera apa saja yang bisa strobist dan pengaturan manual dan dengan lensa apa saja.
Foto dibawah ini diambil secara strobist, dengan peralatan :
- 1x Kamera
- 1x Lensa
- 1x Flash
- 1x Trigger
- 1x Tripod
- 1x Wireless remote
Monday, 23 November 2015
INFO INAZUMA : Velg Suzuki Inazuma rawan pecah?!?
Suzuki Inazuma, motor yang di release sejak 2012 lalu memiliki dimensi paling besar, paling berat dibanding kompetitor 250cc lainnya. Sayangnya sepertinya velg depan dan belakang motor ini cukup ringkih. Sudah ada beberapa teman pengguna Suzuki Inazuma yang mengalami pecah velg. Dari yang menghantam lubang dan menginjak balok.
Satu teman saya pengguna Inazuma asal Bandung yang bercerita velgnya pecah depan belakang sewaktu menghantam lobang sewaktu morning riding.
Sewaktu mendengar cerita ini, saya cukup kaget karena yang besangkutkan tidak mengalami kecelakaan atau terjatuh dari motor. Sebenarnya cerita ini sudah cukup lama, tapi pagi hari ini ketika membuka facebook, saya mendapati cerita yang sama menimpa pengguna Suzuki Inazuma di grup.
Seperti yang kita lihat, menurut ybs velgnya pecah setelah menghajar balok, dan yang pecah pun velg belakangnya. Kejadian velg bisa pecah seperti ini memang ada banyak kemungkinan, mungkin karena kurang angin pada saat kejadian, atau mungkin juga menghantam lobang yang cukup dalam. Tapi, tidak seharusnya kejadian sampai seperti ini, karena ini bukan velg full magnesiun atau carbon yang biasa digunakan untuk balapan di sirkuit.
Sebenarnya saya pribadi pernah mengalami hal yang sama, hanya saja tidak sampai pecah. Velg sedikit peang di bibirnya. Waktu itu saya beranggapan karena pemakaian ban profil 60 yang tipis mungkin menjadi penyebabnya. Seketika itu velg saya press dan ganti dengan profil 70.
Memang sampai saat ini velg depan belakang saya masih aman belum pernah pecah (jangan sampai dan amit2 deh). Seingat saya masih ada 2-3 kasus yang menimpa velg Suzuki Inazuma. Mungkin pihak Suzuki bisa melakukan ivenstigasi mengenai velg Inazuma ini?
Banyak dari pemilik Suzuki Inazuma yang mengganti velg depan belakangnya dengan Suzuki Bandit 400 yang diyakini lebih kuat dan lebih ringan meskipun ukurannya sama.
Jadi..apakah ada yang salah dengan velg Suzuki Inazuma?
Regards,
AKG
Satu teman saya pengguna Inazuma asal Bandung yang bercerita velgnya pecah depan belakang sewaktu menghantam lobang sewaktu morning riding.
Sewaktu mendengar cerita ini, saya cukup kaget karena yang besangkutkan tidak mengalami kecelakaan atau terjatuh dari motor. Sebenarnya cerita ini sudah cukup lama, tapi pagi hari ini ketika membuka facebook, saya mendapati cerita yang sama menimpa pengguna Suzuki Inazuma di grup.
Seperti yang kita lihat, menurut ybs velgnya pecah setelah menghajar balok, dan yang pecah pun velg belakangnya. Kejadian velg bisa pecah seperti ini memang ada banyak kemungkinan, mungkin karena kurang angin pada saat kejadian, atau mungkin juga menghantam lobang yang cukup dalam. Tapi, tidak seharusnya kejadian sampai seperti ini, karena ini bukan velg full magnesiun atau carbon yang biasa digunakan untuk balapan di sirkuit.
Sebenarnya saya pribadi pernah mengalami hal yang sama, hanya saja tidak sampai pecah. Velg sedikit peang di bibirnya. Waktu itu saya beranggapan karena pemakaian ban profil 60 yang tipis mungkin menjadi penyebabnya. Seketika itu velg saya press dan ganti dengan profil 70.
Memang sampai saat ini velg depan belakang saya masih aman belum pernah pecah (jangan sampai dan amit2 deh). Seingat saya masih ada 2-3 kasus yang menimpa velg Suzuki Inazuma. Mungkin pihak Suzuki bisa melakukan ivenstigasi mengenai velg Inazuma ini?
Banyak dari pemilik Suzuki Inazuma yang mengganti velg depan belakangnya dengan Suzuki Bandit 400 yang diyakini lebih kuat dan lebih ringan meskipun ukurannya sama.
Jadi..apakah ada yang salah dengan velg Suzuki Inazuma?
Regards,
AKG
Friday, 20 November 2015
Renovasi Sirkuit Sentul menurut newbie
Isu bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP 2017 nanti cukup membuat saya bersemangat. Tapi terlepas isu tersebut benar atau tidak, sirkuit sentul memang sudah seharusnya dilakukan renovasi. Seperti yang kita ketahui saat ini aspal Sentul sudah sangat banyak tambalan di beberapa tempat, bahkan sebagian di beton.
Sirkuit Sentul yang sekarang ini memiliki panjang 3.9km akan di renovasi menjadi 4.4km. Dengan tambahan beberapa buah tikungan, disebut2 karakter Sirkuit Sentul nantinya akan menguntungkan untuk motor Ninja dan R25. Saat ini disebut karakter Sirkuit Sentul menguntungkan CBR 250 yang besar di torsi.
Gambar diatas adalah rencana renovasi Sirkuit Sentul. Beberapa tribun ditambahkan untuk menampung lebih banyak penonton. Seperti kita lihat, S kecil dan S besar hilang, dan ada beberapa tambahan tikungan yang bikin sirkuit ini lebih menantang.
Ya, apapun itu saya engga sabar bisa melihat hasil renovasinya.
Salam,
AKG
Tuesday, 22 September 2015
INFO INAZUMA : Sedia kabel kopling sebelum putus!!
Share sedikit ah tentang kejadian kemarin sore. Sebenernya udah sempet kepikiran sejak lama sih, cuma karena lupa akhirnya jadi keburu putus deh ini kabel.
Pulang kantor kemarin sore dari Sudirman ke arah Tanjung Duren lewat cideng, sampe cideng koq handle kopling bunyi "krek" trus tiba2 kabel kopling molor cukup jauh. Udah kebayang deh langsung "wah ini sih kabelnya putus nih" pas di teken lagi ternyata belum putus full, sepertinya masih setengahnya yang putus.
Mana daerah cideng bengkel motor agak jarang lagi...alhasil cuma bisa berdoa supaya kabel engga putus semua sampe ketemu bengkel terdekat. Untungnya sampai Taman Anggrek masih aman, akhirnya cari bengkel kecil. Beli kabel kopling vespa (nilonnya saja) dan napel.
Pas sampe rumah langsung bongkar deh..kabel kopling yang baru putus setengah akhirnya diputusin biar bisa dikeluarin. Abis itu tinggal masukin si kabel kopling vespanya ke rumah kabel aslinya. Di ujungnya tinggal dipasangin napel. Beres deh..untuk sementara masih bisa digunakan.
Cara ini pernah saya gunakan dulu waktu masih pake Thunder 250. Kabel kopling Suzuki Thunder apalagi Inazuma sangat sulit ditemukan di bengkel2 umum. Solusinya adalah seperti ini.
Engga mau khawatir 2 kali...akhirnya saya beli 1 set lagi (kabel kopling + napel) dan saya taruh dibawah jok buat jaga2 aja.
Saya engga bisa foto cara pengerjaannya karena tangan saya kotor dan hari sudah gelap. Hasil jadinya adalah seperti ini :
Karena sisa kabelnya masih cukup panjang, ya sudah akhirnya saya gulung lalu saya ikatkan kabel tis. Sebenarnya bisa saja di potong, cuma berdasarkan pengalaman ketika sudah dipotong, kabel tersebut tidak bisa digunakan lagi dikemudian hari. Karena bekas potongan akan merusak lilitan kabel sehingga sulit dimasukan ke napel.
Buat pengguna Inazuma, harap diperhatikan jalur kabel koplingnya. Punya saya terlihat ada patahan di bagian deket komstir, dan kebetulan kabel kopling yang putus pun ketika diukur kira2 di sekitar situ.
Salam,
AKG
Labels:
CBR,
CBR 150,
CBR 250,
CBR250 ABS,
CBR250 non ABS,
Clutch,
GW250,
Honda,
Inazuma,
Info Inazuma,
Kabel,
Kawasaki,
Kopling,
Suzuki,
Yamaha
Wednesday, 22 July 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Master rem ER-6 Thailand di Suzuki Inazuma
Setelah beberapa saat menggunakan kaliper Brembo dengan master rem standar, lama2 terbiasa dengan travel rem nya yang panjang. Cari2 master rem ada banyak referensi masuk, dari limbah moge, ZX6, RCS dan ER6. Kebetulan master rem ER6 Thailand yang paling cocok dengan kantong saya saat ini.
Labels:
Brembo,
CBR,
Honda,
Inazuma,
Kaliper,
Kawasaki,
Master rem,
Modifikasi Inazuma,
Motorcycle,
Ninja,
R25,
Sepeda Motor,
Suzuki,
Yamaha,
Z250
Tuesday, 14 July 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Upgrade kaliper Brembo 4 piston 2 pin di Suzuki Inazuma
Iseng punya iseng kebetulan lagi ada budget yang sedikit longgar, akhirnya cari2 and ketemu limbah moge kaliper brembo 4 piston 2 pin kiri..bisa dipakai di Inazuma saya.. Singkat kata dikontaklah sellernya, setelah nego, akhirnya Brembo pun dikirim ke tempat saya. Sebelumnya minta garansi bocor dan jaminan bahwa kalipernya ori.
Menurut temen2, kaliper Brembo yang ori, warna pistonnya hitam, bukan putih. Itu karena piston Brembo yang bahannya dari carbon. Ukuran piston yang depan pun lebih besar dari yang belakang.
Selang berapa hari, akhirnya si Brembo pun datang, langsung janjian sama koh Welly di Cinere buat pasang itu Brembo. Sebelumnya memang sudah ukur2 pakai yang kanan, memang ada kendala pemasangan di Inazuma. Palang velg yang tebal dan mungkin cakram yang kurang lebar bikin si kaliper ini mentok sama palang velgnya. Akhirnya dibuatin bushing supaya si cakram agak keluar.
Proses pembuatan bracketnya sih waktu itu cukup lama, soalnya belum ada mal nya..setelah dipasang, buang angin..akhirnya terpasanglah dan tes jalan..
Rasanya sih ini rem memang pakem, empuk..tapi karena masih menggunakan master rem standar inazuma, kayanya jadi engga maksimal pengeremannya. Travel si tuas rem nya jadi panjang, jadi setelannya harus dipasang ke 1.
Regards,
Arvin
Menurut temen2, kaliper Brembo yang ori, warna pistonnya hitam, bukan putih. Itu karena piston Brembo yang bahannya dari carbon. Ukuran piston yang depan pun lebih besar dari yang belakang.
Selang berapa hari, akhirnya si Brembo pun datang, langsung janjian sama koh Welly di Cinere buat pasang itu Brembo. Sebelumnya memang sudah ukur2 pakai yang kanan, memang ada kendala pemasangan di Inazuma. Palang velg yang tebal dan mungkin cakram yang kurang lebar bikin si kaliper ini mentok sama palang velgnya. Akhirnya dibuatin bushing supaya si cakram agak keluar.
Proses pembuatan bracketnya sih waktu itu cukup lama, soalnya belum ada mal nya..setelah dipasang, buang angin..akhirnya terpasanglah dan tes jalan..
Rasanya sih ini rem memang pakem, empuk..tapi karena masih menggunakan master rem standar inazuma, kayanya jadi engga maksimal pengeremannya. Travel si tuas rem nya jadi panjang, jadi setelannya harus dipasang ke 1.
Regards,
Arvin
Labels:
Brembo,
CBR,
GW250,
Honda,
Inazuma,
Kawasaki,
Modifikasi,
Modifikasi Inazuma,
Motorcycle,
Ninja,
R15,
R25,
Suzuki,
Yamaha
Tuesday, 14 April 2015
MODIFIKASI INAZUMA : Filter JFC + K&N Recharger
Jumat kemarin pas lagi waktunya liburan, kebetulan pas bongkar motor juga mau di infus oleh Digioto di Jalan Panjang, Jakarta barat. Sekalian lah bersihin filter, setelah dibuka, filter sudah kotor sekali. Akhirnya saya coba deh bungkus K&N Recharger / cleaning kit untuk filter K&N yang kebetulan bisa digunakan untuk filter JFC.
1 box ini memang cukup mahal, 250 ribuan, berisi 2 botol, filter cleaner dan filter oil nya. Sesuai dengan namanya, filter cleaner fungsinya untuk membersihkan filternya. Setelah mendengar step by step oleh penjual, akhirnya saya bawa dan coba bersihkan sendiri.
Step 1 : Semprotkan filter cleaner ke filternya, engga usah teralu banyak, asal tercover semua saja, kedua belah sisi filter, lalu celupkan ke air. Lakukan sampai filter bersih. Kemarin saya 2x semprot dan bilas filter langsung bersih.
Step 2 : Keringkan filter, bisa dengan di jemur atau disemprot angin dari jarak yang cukup jauh untuk mempercepat. Disini kita butuh cahaya matahari untuk mengeringkan filter.
Step 3 : Oleskan filter oil ke sela2 filternya, jangan teralu banyak yang penting tercover semuanya. Diamkan / jemur kembali hingga kering
Cara ngetes keringnya ambil tissue, lalu tempelkan ke filternya, kalau masih basah yah belum kering artinya :)
Resiko kalau belum kering total adalah ketika dipasang dan motor dijalankan, motor akan sedikit brebet. Saya sendiri mengalami hal ini sebentar.
Cukup mudah buat yang hobi bongkar sendiri. Oh iya, Filter cleaner ini bisa dipakai berkali2 bahkan berpuluh kali, karena isinya cukup banyak.
before
after
Salam,
AKG
Labels:
Cleaning,
Filter,
GW250,
Honda,
Inazuma,
K&N,
Kawasaki,
Modifikasi,
Motorcycle,
Performance,
Suzuki,
Yamaha
Wednesday, 8 April 2015
Pembersihan ruang bakar (Infus) untuk sepeda motor
Seiring dengan berjalannya waktu, pasti di ruang bakar akan menumpuk sisa2 dari pembakaran, yang lama kelamaan akan menjadi kerak..yang tentunya akan menurunkan performa motor kesayangan kita.
Dulu biasanya kita harus bongkar ruang pembakaran (blok atas dan seher) yang biasa disebut servis besar. Yang kemudian setiap partnya kita bersihkan. Sekarang kita bisa melakukannya lebih mudah dengan infus.
Waktu yang kita butuhkan untuk melakukan infus dan servis besar sangatlah jauh. Infus jauh lebih singkat, paling lama 1-1.5 jam, sudah termasuk bongkar pasang. Bayangkan kalau servis besar butuh waktu seharian, plus dengan motor multi silinder yang waktu pengerjaannya bisa berkali lipat.
Dulu biasanya kita harus bongkar ruang pembakaran (blok atas dan seher) yang biasa disebut servis besar. Yang kemudian setiap partnya kita bersihkan. Sekarang kita bisa melakukannya lebih mudah dengan infus.
Waktu yang kita butuhkan untuk melakukan infus dan servis besar sangatlah jauh. Infus jauh lebih singkat, paling lama 1-1.5 jam, sudah termasuk bongkar pasang. Bayangkan kalau servis besar butuh waktu seharian, plus dengan motor multi silinder yang waktu pengerjaannya bisa berkali lipat.
Labels:
Busi,
CBR,
Digioto,
GW250,
Honda,
Inazuma,
Infus,
Kawasaki,
Modifikasi,
Motorcycle,
Ninja,
Performance,
R25,
Servis,
Servis Besar,
Suzuki,
Yamaha
Tuesday, 27 January 2015
Ketika Yamaha bersinggungan dengan Honda dan Kawasaki. Suzuki tetap adem ayem..
Setelah kehebohan skutik baru Yamaha NMAX yang akan bersaing
dengan PCX, akhirnya harga jual NMAX terkuak sudah. Cukup dengan 27.4jt sudah
bisa bawa pulang NMAX, cukup jauh dengan harga PCX. Memang kemungkinan besar
akibat NMAX diprosuksi di dalam negeri dan PCX masih di import dari Vietnam.
Bukan kali ini Honda terpukul oleh Yamaha, di awali oleh R15
yang memukul telak CBR 150 CBU, diikuti oleh R25 yang memukul telak kembali CBR
250. Dimana harga jual R15 yang terpaut begitu jauh disbanding CBR 150 CBU, yang
memaksa Honda mengeluarkan CBR 150 lokal. Diikuti oleh R25 yang secara
spesifikasi diatas Kawasaki Ninja 250fi dan CBR 250.
Labels:
Bengkel Resmi,
CBR 150,
CBR 250,
Fitur,
FXR,
Harga Jual,
Honda,
Kawasaki,
Merk,
Motorcycle,
NMAX,
PCX,
PCX 150,
R15,
R25,
Sepeda Motor,
Sparepart,
Spesifikasi,
Suzuki,
Yamaha
Subscribe to:
Posts (Atom)














-590px.jpg)